KEGIATAN MONITORING KUALITAS AIR DAN HAMA PENYAKIT IKAN DI KABUPATEN BANJAR

Diskusi dengan pembudidaya ikan

Dalam Rangka Meningkatkan Produksi Pada Sektor Perikanan Budidaya Di Kabupaten Banjar, Dinas Perikanan Kabupaten Banjar Bersama Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin Melakukan Kegiatan Monitoring Kualitas Air dan Hama Penyakit di 2 Lokasi yaitu Kecamatan Martapura Kota dan Martapura Barat.

Pemeriksaan Kualitas Air di Desa Cindai Alus Kec. Martapura Kota

Pada hari Selasa, tanggal 18 Juni 2019 telah dilaksanakan monitoring kualitas air dan HPI (Hama dan Penyakit Ikan) oleh Dinas Perikanan Kabupaten Banjar bersama Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandingan ke kolam milik Bapak Nafarin Gais (Desa Cindai Alus Kecamatan Martapura Kota) dan ke kolam milik Bapak Hamidani Norlubis, Basuni Bahdi, Harpan, dan Horman (Desa Sungai Batang Kecamatan Martapura Barat).

Pemeriksaan Kualitas Air di Desa Sei. Batang Kec. Martapura Barat

Usaha pembudidaya ikan pada saat ini semakin banyak dihadapkan pada serangan penyakit dan pencemaran air yang berdampak pada penurunan kualitas air hingga kegagalan panen. Untuk itu diperlukan adanya monitoring kualitas air dan HPI (Hama dan Penyakit Ikan) di kawasan budidaya perikanan oleh instansi terkait.

Ikan yang terserang penyakit

Dari hasil monitoring tersebut diketahui terjadi kematian pada komoditas ikan patin dengan ciri-ciri berenang mendekati air masuk, terdapat pendarahan pada bagian anus, sirip, ekor dan bagian tubuh lainnya serta bintik merah pada bagian tubuh tidak berpigmen (dibawah kepala dan perut). Ciri-ciri tersebut mengindikasikan adanya serangan parasit dan bakteri.

Ikan yang terserang penyakit

Untuk mengetahui jenis parasit dan bakteri yang menyerang, dilakukan pengujian lebih lanjut ke Laboratorium Keskanling Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin. Serangan tersebut bisa disebabkan oleh kondisi lingkungan dan cuaca saat ini yang tidak menentu sehingga dapat menurunkan daya tahan tubuh ikan. Untuk mengatasi hal tersebut dengan cara memperbaiki kualitas air, salah satunya dengan melakukan pergantian air kolam dan memberikan immunostimulan untuk meningkatkan daya tahan tubuh ikan, seperti vitamin C atau dengan menggunakan bahan herbal seperti mengkudu matang yang dihancurkan.

You might also like More from author