Balai Benih dan Induk Ikan (BBII) Kabupaten Banjar (UJUNG TOMBAK PERIKANAN)

Kantor Balai Benih dan Induk Ikan (BBII) Kabupaten Banjar

Dinas Perikanan Kabupaten Banjar berupaya mengoptimalkan seluruh sumberdaya demi terwujudnya usaha Perikanan yang maju, mandiri, inovatif dan berorientasi agribisnis yang ramah lingkungan. Pembangunan Perikanan Kabupaten Banjar diarahkan pada perbaikan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat perikanan itu sendiri. Beranjak dari peran sertanya maka kedepannya masyarakat perikanan mampu memainkan peranan utama dalam perbaikan ekonomi keluarga, dan puncaknya perbaikan ekonomi nasional.

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih dan Induk Ikan (BBII) Karang Intan  Dinas Perikanan Kabupaten Banjar merupakan perpanjangan tangan dari Dinas perikanan yang secara teknis melaksanakan pelayanan langsung kepada masyarakat.

PERAN BBII LOKAL KARANG INTAN ANTARA LAIN :

  1. Menyediakan benih dan benih calon induk ikan yang berkualitas untuk seluruh pembudidaya di Kab.Banjar ;
  2. Memberikan PAD bagi daerah dari hasil retribusi dan penjualan benih dan benih calon induk ikan;
  3. Wahana pembinaan/peningkatan SDM bagi seluruh masyarakat perikanan budidaya di Kab.Banjar (sesuai rencana pengembangan BBII Lokal Karang Intan)

Adapun kegiatan yang dilaksanakan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih dan Induk Ikan (BBII) Karang Intan Dinas Perikanan Kabupaten Banjar adalah sebagai berikut :

Proses Seleksi  Induk  Ikan
  • Seleksi  Induk  Ikan

Seleksi Induk adalah tahap awal dari sebuah kegiatan pembenihan ikan. Dilakukan untuk memastikan induk telah matang gonad dan siap mijah, setelah dilakukan pemberian pakan yang cukup dari segi kualitas dan kuantitasnya. Juga disiapkan perbandingan jantan dan betina berdasarkan standar SNI yang berlaku.

Proses Panen Larva
  • Panen Larva

Sekitar seminggu setelah Induk Jantan dan Betina dimasukkan, terjadi  pemijahan ditandai dengan keluarnya larva ikan yang bergerombol (Scooling) di sepanjang pematang kolam. Peristiwa ini berlangsung sekitar 2 minggu, karena induk mijah bergantian. Selanjutnya dilakukan panen larva ikan dengan menggerek larva dengan Happa Hijau, dikumpulkan dan ditampung di Happa hijau yang sudah disiapkan di muka pipa pemasukan air di kolam. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga ketahanan larva karena daerah muka pipa pemasukan air kaya oksigen.

Proses Persiapan Pendederan
  • Persiapan Pendederan

Sembari Panen Larva Dilakukan Persiapan lahan pendederan. Kegiatannya meliputi : Pengapuran, memerlukan 1 zak kapur panas ; dan Pemupukan dengan 6 zak pupuk kandang. Pengapuran dimaksudkan untuk meningkatkan pH tanah, membunuh kuman, parasit dan Hama Ikan, sedangkan pemupukan dimaksudkan untuk menumbuhkan plankton sebagai pakan alami ikan. Makin banyak  Pakan Alami tersedia di kolam makin baik buat pertumbuhan Ikan.

Pemberian Pakan
  • Pemberian Pakan

Pakan Alami saja tidak cukup untuk pertumbuhan benih ikan. Diperlukan pakan tambahan berupa pakan komersial dari pabrik, Kadar Proteinnya tidak boleh kurang dari 40 %, mengingat larva ikan sedang dalam masa pertumbuhan diperlukan asupan protein yang memadai.

Pemeriksaan Kualitas Air
  • Pengamatan Kualitas Air
Proses Panen Benih
  • Panen Benih

Sebulan setelah larva ikan dipelihara di kolam pendederan ukurannya sudah mencapai 4-6 cm. Pada ukuran ini benih siap dipanen. Teknis panennya dengan memasang jaring pada pipa pembuangan kolam, sementara tutup pembuangan dibuka. Air semakin surut dan benih ikan akan menuju jaring panen bersamaan habis nya air kolam. Benih selanjutnya ditampung di bak sortasi untuk dilakukan Grading (penyaringan untuk mendapatkan ukuran yang seragam. Benih yang lolos grading, dalam hal ini berarti benih masih kecil dipelihara lagi sampai ukuran 4-6 cm.

Proses Seleksi Benih Ikan (Grading)
  • Grading

Seleksi benih ikan dengan saringan ember untuk mendapatkan ukuran yang seragam ( 4-6 cm).

Proses Packing
  • Packing

Setelah diperoleh benih ukuran 4-6 cm dengan jumlah sesuai permintaan pembeli, maka Benih siap di packing untuk didistribusikan. Satu kantong bisa memuat 500 – 1.000 ekor sesuai jarak yang ditempuh ke kolam pembeli.

You might also like More from author